|
Maupiti merupakan pulau terkecil di antara kepulauan yang ada di Society Islands of French Polynesia. Pulau karang kecil ini dikelilingi oleh pulau vulkanis. Puncak pegunungan yang ada di tengah pulau dikenal dengan nama Mount Teurafaatui atau Nuurupe.
Pegunungan itu tingginya 380 meter dpl dan terentang pada area seluas 11 km2. Maupiti memiliki lima motu alias pulau karang yang disebut Motu Paeao, Motu Auira, Motu Tiapaa, Motu Pitihahei, dan Motu Tuanai.
Pulau yang oleh penduduk Polinesia disebut Maurua tersebut ditemukan pada 1722 oleh orang Belanda bernama Roggeveen dan merdeka sampai awal abad ke-19. Setelah itu, pulau yang tadinya merdeka itu disatukan dengan Bora-Bora dan mulai mengalami kristenisasi.
Secara administratif, Maupiti adalah bagian dari Kota Maupiti. Sementara itu, Kota Maupiti merupakan subdivisi administratif dari Leeward Islands. Sekitar akhir abad ke-20, tepatnya di tahun 1997, pulau tersebut hancur oleh terjangan siklon Osea. Maupiti membangun lagi dari awal dengan bantuan militer Prancis. Sebagian besar rumah kini dibangun dengan desain tahan siklon, bentuknya menyerupai kotak.
Pulau ini tak semaju tetangganya, Bora Bora. Sebab Maupiti cenderung menawarkan wisata bagi pengunjung yang mencari ketenangan. Karena letaknya yang terpencil, Maupiti cocok buat mereka yang ingin terhindar dari hiruk-pikuk kota besar.
Penduduk yang tinggal di tempat ini masih sedikit. Adapun Vaiea yang ada di pulau utama adalah satu-satunya desa yang berukuran cukup besar. Penduduk setempat menolak keras pembangunan hotel ataupun resor di wilayah mereka, ini agar sistem ekologis setempat tidak hancur oleh pembangunan.
Besarnya kepedulian mereka akan keseimbangan ekologis membuat aktivitas seperti ekspor ikan, ekspor kayu gelondongan, dan ekspor makan tergolong kegiatan terlarang. Akibatnya, turis harus puas menginap di rumah-rumah penduduk.
Maupiti tidak memiliki sistem transportasi umum sebab pulau ini sangat kecil dan mudah dijelajahi dengan berjalan kaki atau naik sepeda. Turis bisa berkunjung ke Maupiti sepanjang tahun, namun waktu kunjungan terbaik ialah Januari, September, dan Oktober.
Secara umum, iklim di Maupiti lembap. Suhu maksimumnya berkisar antara 28-31 derajat Celsius sepanjang tahun. Mei hingga Oktober ialah waktu terdingin di pulau ini. Tak cuma dingin, udara juga lebih kering dan curah hujan sedikit.
Maupiti terletak di kawasan tropis dan peluang hujan tertinggi adalah di bulan Januari. Seperti halnya pulau-pulau lain di Polinesia Prancis, musim panas di Maupiti baru dimulai pada November dan berakhir bulan April.
Karena udaranya panas dan lembap, turis disarankan membawa pakaian katun yang ringan, tabir surya, dan topi.
|