Moorea adalah wilayah di negara Polinesia Prancis yang tergabung dalam kelompok Society Islands. Pulau dengan dataran ini berjarak sekitar 17 km dari Tahiti, pulau terbesar di negara tersebut.
Pulau ini masuk dalam wilayah administrasi pemerintah Moorea-Maiao, yang tergolong dalam kawasan Winward Islands. Desa terpenting di Pulau Moorea yaitu Afareaitu.
Dengan kontur geografis menyerupai bentuk hati tersebut, Moorea memiliki dua teluk, yakni Cook's Bay atau Paopao Bay dan Opunohu Bay. Kedua teluk tersebut terletak di utara pulau dan posisinya nyaris sejajar. Diyakini Pulau Moorea terbentuk akibat letusan gunung berapi sekitar 2,5 juta tahun lalu.
Dulunya Pulau Moorea bernama Pulau Aimeho, selanjutnya nama itu kerap salah dieja menjadi Eimeo atau Aimeo. Dalam Bahasa Tahiti, nama pulau tersebut berarti kadal kuning. Pulau Moorea juga dikenal dengan nama York Island di kalangan penjelajah dan pendatang dari dunia barat.
Moorea juga sumber inspirasi buat Charles Darwin saat ia berteori tentang terbentuknya pulau karang (atol). Ilmuwan yang terkenal dengan teori evolusi tersebut menyebut Moorea sebagai 'gambar dalam bingkai'.
Moorea juga pernah menjadi tempat tinggal sementara Don the Beachcomber, sebelum rumah perahunya tenggelam diterpa siklon tropis. Pada 1839, Moorea sempat menjadi tuan rumah United States Exploring Expedition ketika ekspedisi tersebut menjelajah ke Pasifik Selatan.
Dengan perkembangan politiknya sekarang, sejumlah kelompok tertentu ingin mendirikan republik baru di Moorea dan akan menamainya Hau Pakumotu.
Jalan sepanjang 60 km mengitari Pulau Moorea sebagian besar datar, sehingga pulau ini memungkinkan untuk dijelajahi dengan sepeda. Wisatawan juga bisa menjelajah ke dua bukit yang ada di barat Cook's Bay. Tepatnya bukit yang terletak di belakang Sofitel Moorea Ia Ora Beach Resort.
Ada banyak aktivitas yang ditawarkan Moorea kepada turis. Antara lain jalan-jalan, wisata petualangan, dan wisata belanja. Dari semua pulau yang ada di Polinesia Prancis
Moorea punya banyak hal untuk ditawarkan kepada turis, dalam bentuk jalan-jalan, aktivitas petualangan dan aktivitas untuk bersenang-senang, serta belanja. Di antara semua pulau di Polinesia Prancis, toko mutiara paling banyak berlokasi di Moorea.
Waktu kunjungan terbaik ke Moorea, atau sebenarnya ke seluruh Polinesia Prancis, dimulai pada Mei dan berakhir pada bulan Oktober. Turis paling banyak berkunjung pada bulan Juli. Hal ini karena bulan Juli adalah musim kemarau, jadi turis mudah melakukan aktivitas seperti menyelam. Visibilitas air laut juga bagus di bulan tersebut.
Di bulan Juli juga berlangsung berbagai perayaan dan festival. Musim libur selama sebulan di bulan Juli biasa disebut Tiurai. Suhu pada bulan tersebut berkisar antara 24°-28° Celcius. Pada musim tersebut, peluang terjadinya hujan kecil, namun tidak bisa dipastikan sepenuhnya karena wilayah ini beriklim tropis.
Kebalikan dari musim kemarau adalah musim hujan, musim itu dimulai pada November dan berakhir pada bulan April. Sepanjang muaim hujan cuaca sangat lembap. Walaupun musim hujan tidak ideal untuk aktivitas seperti menyelam, turis tetap bisa mengunjungi Moorea sebab tarif hotelnya lebih murah.